My Favorit ♥

YAKINLAH ! Di setiap kesulitan ada kemudahan :)

Senin, 26 Mei 2014

Isra Mi'raj

Keadaan duka tak membuat Raslullah Saw berhenti berjuang. Sementara jalan di Mekah buntu, Rasulullah Saw pergi ke kota Tha'if yang jauh. Tetapi di kota itu pun beliau mengalami perlakuan menyedihkan. Atas perintah para pejabat kota, anak-anak dan orang-orang bodoh di Tha'if melempari beliau dengan batu. Darah suci beliau berceceran di sepanjang jalan keluar kota. Dalam keadaan amat pilu itulah Allah SWT memperjalankan Rasul-Nya dalam peristiwa Isra dan Mi'raj.

ISRA
Di malam itu suasana amat hening. Binatang-binatang malam membisu. Bahkan gemercik air dan siulan angin pun tak lagi terdengar. Rasulullah Saw dibangunkan oleh Malaikat Jibril dengan perkataan, "Wahai orang yang sedang tidur, bangunlah!"
Nabi Saw menunggangi Buraq, hewan tunggangan bersayap. Buraq melesat seperti angin menuju ke utara. Ia sempat berhenti di Gunung Sinai, tempat Nabi Musa berbicara dengan Allah SWT. Ia juga berhenti di Bait Al-Lahim, tempat Nabi Isa dilahirkan.
Tak lama sampailah Rasul Saw yang ditemani Malaikat Jibril as di Baitul Maqdis. Sampai di sini berakhirlah peristiwa Isra.

MI'RAJ
Setelah Isra, Nabi Saw langsung mengalami Mi'raj. Dalam Mi'raj, beliau naik ke langit. Di sini beliau melihat berbagai keajaiban dan bertemu nabi-nabi sebelum beliau. Menurut Ibnu Hisyam, Rasul Saw melihat orang bermulut seperti moncong unta yang memakan batu api. Itulah orang yang memakan harta anak yatim secara tidak sah. Beliau juga melihat orang-orang berperut sangat besar yang diinjak-injak unta gila sebagai balasan bagi orang yang suka memakan riba {bunga uang).
MENERIMA PERINTAH SHALAT LIMA WAKTU
Setelah semua itu, Nabi Saw diangkat ke hadapan 'Arsy (singgasana Allah SWT). Di tempat yang amat mulia itu Nabi Muhammad Saw menerima perintah agar melaksanakan shalat lima puluh waktu. Namun atas saran Nabi Musa, Rasulullah Saw naik lagi dan memohon keringanan sampai akhirnya ditetapkan jumlah shalat wajib sebanyak lima waktu.

ADA YANG BERIMAN DAN ADA YANG MENOLAK
Sekembalinya ke Mekah, Rasulullah Saw mengabarkan perjalanannya semalam. Abu Bakar langsung menyatakan percaya, orang musyrik menertawakan beliau, bahkan ada orang beriman yang murtad lagi karena cerita itu. Berkat sikapnya itulah Abu Bakar mendapat gelar Ash-Shiddiq (yang tulus hati, yang sangat jujur).

Jumat, 04 April 2014

Al Quran

   "Katakanlah : "Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?" Katakanlah : "Allah." Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Dan Al Qur'an ini diwahyukan kepadaku supaya dengannya aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai Al Qur'an (kepadanya)." 
(QS Al-An'am : 19)
    Sobat-sobat, Al Qur'an memang sumber dan pedoman hidup untuk umat manusia dan tidak lepas dari kehidupan kita dan ternyata sudah banyak peneliti yang menyatakan dan mengakui dahsyatnya Al Qur'an, begitu luar biasa isi / kandungan dari Al Qur'an. Subhanallah.. Allahu Akbar !!!
     Yuk, kita simak pernyataan dari peneliti, ilmuwan, professor, sejarawan, dan guru besar di bawah ini (^_^)b

Seorang ilmuwan dari Italia, Kenneth Edward George, berkata, 
   "Saya sudah mengkaji dengan sangat teliti agama-agama terdahulu dan agama modern dewasa ini. Kesimpulannya adalah bahwa Islam agama langit yang benar. Kitab Suci ini mencakup kebutuhan materi dan immateri bagi manusia. Agama ini membentuk akhlak yang baik dan menjaga rohani agar tetap sehat."
Profesor Inggris, Mountaghmiri Watts, berkata 
   "Apa yang dipaparkan Al Qur'an tentang realitas dan fenomena alam yang sempurna menurut saya adalah di antara kelebihan dan keistimewaan Kitab ini. Yang jelas semua temuan dan ilmu pengetahuan yang didokumentasikan dewasa ini, tidak mampu menandingi Al Qur'an"

Sejarawan Italia, Brands Johny Burkz, mengatakan, 
   "Kesejahteraan dan kepemimpinan menjauh dari umat Islam dikarenakan mereka tidak mau mengikuti petunjuk Al Qur'an dan mengamalkan hukum dan undang-undang-nya. Padahal sebelumnya sejarah telah mencatat bahwa generasi awal Islam meraih kejayaan, kemenangan, dan kebesaran. Musuh-musuh Islam tahu rahasia ini, sehingga mereka menyerang dari sisi ini. Ya, kondisi kehidupan umat Islam sekarang ini suram, karena tidak pedulinya umat ini terhadap Kitabnya, bukan karena ada kekurangan dalam Al-Qur'an atau Islam secara umum. Yang obyektif adalah tidak benar menganggap sisi negatif dengan menghakimi ajaran Islam yang suci."

Peneliti Prancis, Gul Labum, menyeru orang Eropa, 
   "Wahai manusia, kajilah Al Qur'an secara mendalam, sampai kalian menemukan hakikat kebenarannya, karena setiap ilmu pengetahuan dan seni budaya yang pernah dicapai oleh bangsa Arab, pondasinya adalah Al-Qur'an. Hendaknya setiap penduduk dunia, dari beragam warna dan bahasa mau melihat secara obyektif kondisi dunia zaman awal. Mengkaji lembaran-lembaran ilmu pengetahuan dan penemuan sebelum Islam. Maka kalian akan tahu bahwa ilmu pengetahuan dan penemuan tidak pernah sampai pada penduduk bumi kecuali setelah ditemukan dan disebarluaskan oleh kaum muslimin yang mereka eksplorasi dari Al Qur'an. Ia laksana lautan pengetahuan yang mengalir di jutaan anak sungai. Al Qur'an tetap hidup, dan setiap orang mampu meneguk sejuknya sesuai dengan kesungguhan dan kemampuannya."

Ahli filsafat dari Prancis, Pranco Mari Pulter, menjelaskan perbedaan antara Injil dan Al Qur'an,
   "Kami yakin, jika disodorkan Al Qur'an dan Injil kepada seseorang yang tidak beragama, pasti orang tersebut akan memilih yang pertama, karena Al Qur'an mengetengahkan pemikiran yang cocok dengan akal sehat. Boleh jadi tidak ada undang-undang yang lebih detail tentang masalah perceraian, kecuali undang-undang dan hukum yang telah digariskan Al Qur'an tentang masalah ini."
Seorang ilmuwan dari Inggris, Fard Ghayum, Guru Besar Universitas London mengatakan, 
   "Al Qur'an adalah kitab mendunia yang memiliki keistimewaan sastra yang tinggi, yang terjemahnya saja tidak bisa mewakili tingginya sastra aslinya. Karena lagunya berirama khusus, keindahannya mengagumkan, dan pengaruhnya yang luar biasa terhadap yang mendengarkan. Banyak kaum nashrani Arab yang terpengaruh gaya bahasa dan sastranya. Begitu juga kaum orientalis, banyak di antara mereka yang menerima Al Qur'an. Ketika dibacakan Al Qur'an, kami orang-orang Nashrani terpengaruh, laksana sihir yang menembus jiwa kami, kami merasakan ungkapannya yang indah, hukumnya yang orisinil. Keistimewaan seperti ini yang menjadikan seseorang merasa terpuaskan, dan bahwa Al Qur'an tidak mungkin ada yang mampu menandinginya."

Knetth Grigh, Guru Besar Universitas Cambridge memberi kesaksian,
    "Tidak akan mampu seseorang sepanjang empat belas abad yang lalu, sejak diturunkannya Al Qur'an sampai sekarang ini, yang mampu membuat seperti ayat Al Qur'an, satu ayat sekalipun. Karena Al Qur'an bukan kitab yang dikhususkan untuk zaman tertentu, bahkan Al Qur'an ini alami yang akan terus berlangsung sepanjang zaman. Meskipun dunia dan kehidupan ini berubah, namun setiap manusia memungkinkan menjadikan Al Qur'an sebagai pedoman hidupnya.
   Mengapa Al Qur'an lebih unggul dan menjadi pedoman hidup manusia sepanjang masa? Karena Al Qur'an mencakup semua hal-hal yang kecil maupun urusan yang besar. Tidak ada sesuatu yang tidak diatur oleh Al Qur'an. Saya yakin, bahwa Al Qur'an mampu mempengaruhi orang Barat, dengan syarat, Al Qur'an dibacakan dengan bahasa aslinya, karena terjemahnya tidak mampu memberi pengaruh kejiwaan dan rohani, berbeda dengan bacaan aslinya yang menggetarkan jiwa, meluluhkan qalbu."


   Nah , sobat-sobat. Setelah kita membaca pendapat-pendapat dari ahli peneliti, ilmuwan, sejarawan, guru besar dari beberapa Universitas Luar Negeri di atas, bagaimana pendapat sobat-sobat tentang Al Qur'an? SUBHANALLAH.. LUAR BIASA bukan? Al Qur'an adalah kalam (perkataan) Allah yang akan selalu terjaga kesuciannya sepanjang masa.. Maka dari itu, yuk jadikan Al Qur'an sebagai pedoman hidup kita. Jangan sampai kita hanya mengoleksinya dan membiarkannya berdebu di dalam rak buku. Naudzubillah.. Yuk, istiqomah dalam membacanya..Kalau bisa adakan program ONE DAY ONE JUZ (ODOJ), waah keren tuh (^_^)b , karena dengan membacanya hati kita menjadi tenang dan damai dan anti galau. hehe :D *afwan*
    Demikian sedikit informasi yang saya bagikan. Kurang lebihnya saya mohon maaf ya sobat..
    Dan info ini saya kutip dari :
@MutiaraAMALY #VOLUME91 #page : 30 (^_^)b





Sabtu, 22 Maret 2014

Kembali Terurai



Ingatanku kembali membuka tentang masa lalu..
Masa-masa dimana seribu cerita terkisah disana..
Yang dilewati oleh langkah aku dan kau..
Dunia pun menjadi saksi atas langkah kita..
Aku kembali teringat,
Saat awal ku mengenalmu…
Saat aku menjadi dekat denganmu..
Saat kau juga sekan-akan tak ingin jauh dariku..
Saat itu aku juga tak ingin menjauhimu..
Kau..
Sungguh memberikanku cerita istimewa..
Cerita yang terwujud dalam duniaku..
Yang mungkin ku tak bisa melupakannya..
Kau..
Yang memberi arti sesuatu istimewa..
Memberikan pengertian yang menjadikanku sadar..
Dan berhasil membuatku berubah…
Kau…
Yang mengajarkanku tuk lebih mengerti,
Arti dari mencintai Tuhan kita..
Arti dari sebuah ketulusan cinta..
Kau juga..
Yang sempat membuatku tersenyum bangga..
Kau juga..
Yang pernah membuatku tertawa bahagia..
Kau pula..
Yang membuat munculnya rasa kagum dari hatiku..
Kau…
Berhasil mencuri hatiku..
Apalagi saat kau mengajariku..
Tentang cinta karena Allah.
Saat itu, rasaku kepadamu bertambah..
Aku menjadi semakin tak ingin melepasmu.
Namun tahukah kau?
Saat itu aku juga merasa takut,
Takut kau meninggalkan duniaku…
Dan kau berhasil menenangkan batinku yang bergejolak.
Kau pernah bilang…
“Jika kita mencintai sesuatu,
harus atas dasar karena Allah.
Jika kita mencintai karena tampannya,
pastilah ketampanan itu akan hilang.
Jika kita mencintai karena hartanya,
pastilah harta itu akan dikembalikan pada-Nya.
Cintailah karena Allah.
Karena Allah tak akan pernah menghilang.
Dia adalah Dzat Yang Maha Abadi.”
Saat itu, kau sering membimbingku.
Kaulah yang membangunkan dari tidurku..
Untuk beribadah kepada-Nya..
Yaa.. walau hanya dari seluler..
Entah mengapa, kau sanggup membangunkanku…
Kau banyak memberikanku kebaikan..
Memberikanku banyak hal untukku.
Hal yang bermanfaat bagiku…
Kau turuti segala permintaanku…
Hingga suatu hari,
Kita memiliki baju kenangan..
Pakaian yang sama..
Yang kita beli bersama…
Walau aku enggan…
Dan sering menunda tuk membelinya..
Entah kenapa..
Akhirnya baju kenangan itu dapat kita miliki..
Apakah kau ingat??
Kau pernah berjanji padaku..
Seperti bukan sebuah janji mainan…
Dan kau terlihat sungguh-sungguh saat menyatakannya..
Tahukah kau bagaimana aku waktu itu?
Hatiku berdegup kencang..
Disana terselip perasaan takut, bahagia, dan was-was.
Namun aku berusaha menutupinya..
Aku berusaha membahas topik lain..
Bersamamu..
Sejak saat itu,
Aku takut jatuh terlalu dalam…
Dalam cinta yang masih abu-abu..
Sejak saat itu,
Bertepatan dengan kesibukanku..
Aku mulai sering mengabaikan pesan darimu..
Aku mulai jarang mengirim pesan untukmu.
Namun…
Karena aku wanita..
Yang masih setia menjaga hati untukmu…
Yang masih tak ingin melepasmu saat itu..
Aku tetap memperhatikanmu dengan cara rahasiaku..
Setiap hari, setiap minggu aku memperhatikanmu..
Walau mungkin, kau tak pernah mengetahuinya.
Walau mungkin kau tak pernah merasa…
Dan pada saat itu…
Saat kita tak sedekat dahulu…
Banyak hal yang membuatku tertegun…
Seakan-akan itu semua menjadi kejutan untukku..
Kejutan yang menyakitkan..
Kejutan yang mengecewakan…
Dan jika aku bisa mengulang waktu..
Aku tak ingin melihat semua kenyataan..
Pada waktu itu..
Seketika itu juga…
Aku lemah.. Aku tak kuasa menahan kekecewaan yang mendalam..
Hatiku memberontak..
Hati kecilku ingin menuntut dirimu..
Hingga tak terasa, air mataku…
Jatuh beruraian dengan deras..
Bagai derasnya hujan…
Saat semua awan memperlihatkan mendungnya…
Aku hanyut dalam duka…
Namun, aku menyeka semua air mataku..
Aku berusaha menghapusnya dengan tanganku sendiri..
Dan aku tak ingin menuntutmu waktu itu..
Yang aku inginkan saat itu..
Agar dirimu menyadari kesalahanmu ..
Agar dirimu bisa mengetahui kesalahanmu..
Yang telah membuatku kecewa…
Aku mendiamkanmu…
Aku tak membalas semua kata-kata indahmu..
Hari demi hari.. Minggu demi minggu melewati duniaku..
Kau baru bertanya, ada apakah dengan diriku…
Seorang aku saat itu…
Cukup menahan semua rasa yang menyesakkan itu..
Cukup menahan amarah yang seakan-akan ingin tumpah..
Dan aku kembali bertanya kepadamu..
Kamu tidak sadar?
“Tidak,” jawabmu.
Kamu tak merasa jika ada yang berubah?
“Ada, yaitu kamu” jawabmu
Kamu tahu apa sebabnya?
“Tidak” jawabmu.
Sungguh, dengan jawaban-jawabanmu saat itu..
Semakin menambah rasa kecewa yang telah berlapis tebal..
Aku mendiamkanmu kembali..
Kau bertanya ada apa sebenarnya…
Aku tak sanggup lagi mendengarnya..
Mendengar akan pernyataan yang penuh kemunafikan..
Dan akhirnya, aku menjelaskan semua kepadamu.
Dari A hingga Z..
Lalu kau hanya bisa mengucapkan kata “maaf”..
Aku merasa miris mendengarnya.
Aku tak ingin memperpanjang tangisanku..
Karena aku tak ingin larut dalam kesedihan..
Aku kembali mengelus dada..
Mencoba tuk bersabar,
Mencoba tuk kuat dan kembali melangkah..
Saat itu..
Aku hanya bisa berkata kepadamu.
“Berbahagialah kamu dengannya, atau dengan yang lainnya.
Jika aku tak mampu membuatmu bahagia..
Jika aku tak bisa menuruti semua kemauanmu..
Dan ada yang lain yang bisa melakukan lebih dari aku..
Berbahagialah dengannya..
Terimakasih atas kebaikanmu selama ini..
Terimakasih atas bimbinganmu yang sanggup mencuri hatiku..
Dan terimakasih atas semua kekecewaan yang kau berikan untukku…
Terimakasih untuk semuanya..”
Dan aku rasa itu merupakan pesan terakhir dariku untukmu..
Dan kau kembali menjawab,
“Marah sama saya, ya? Saya minta maaf ya.”
Aku tak menjawabnya lagi…
Aku menjawab dalam hati..
Semoga Sang Maha Cinta menyadarkanmu…
Dan mengampuni dosamu..
Harapku dalam hati yang sembari menangis…
Tapi aku tak sepenuhnya membencimu..
Aku tak sepenuhnya menganggapmu musuh.
Karena kau telah banyak memberikan kebaikan..
Walau berujung dengan kekecewaan..
Aku berusaha memaafkan…
Kini…
Yang aku ingat darimu dan akan aku jadikan
Pedoman dalam hidupku..
“Cintailah karena Allah.
Karena Allah tak akan pernah menghilang.
Dia adalah Dzat Yang Maha Abadi.”
Itulah kata-kata yang sangat berharga untukku.
Karena kata-kata itu,
Aku menjadi yakin untuk melangkah kembali..
Kembali merajut kebahagiaan..
Yang berlandaskan Cinta karena Allah..
Dan aku sadar…
Bahwa apa yang aku lewati dengan kau selama ini..
Itu bukan Cinta karena Allah..
Karena Allah tak menyukai segala maksiat,
Segala wujud khalwat terhadap yang bukan mahram.
Sekarang…
Aku sadar dan mulai berusaha…
Untuk membangun semangat kembali..
Semangat karena Allah..
Dan aku berusaha sabar dalam penantian..
Fokus memperbaiki diri..
Dan aku tak terlalu memikirkan siapa jodohku nanti.
Karena Sang Maha Cinta sudah mengaturnya.
Yang aku pikirkan sekarang adalah…
Berusaha memperbaiki diri..
Agar menjadi lebih baik dari masa lalu..
Agar menjadi lebih baik dari hari kemarin..
Dan hari esok harus lebih  baik dari hari ini..
Biarlah itu semua menjadi sebuah kenangan dan pelajaran.
Untuk membuatku menempuh menuju jalan kebenaran.
Dan meninggalkan segala kemaksiatan…
Dan hari ini..
Yaa, tepatnya hari ini..
Aku kembali teringat pada kenangan itu..
Tangisanku kembali terurai..
Lebur menjadi haru…
Aku sadar, betapa hinanya diri ini..
Betapa lemahnya iman diri ini pada saat itu…
Astaghfirullahaladziim….
Ya Rabb… Yang Maha Pengampun..
Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang..
Ampunilah dosa-dosa hambamu yang hina ini…
Ampunilah dosa-dosa hambamu yang lemah ini..
Jadikanlah hamba menjadi hamba yang kuat imannya..
Yang tak akan goyah akan rayuan-rayuan setan…
Jadikanlah hamba menjadi wanita yang shalihah..
Amiin.. Amiin Ya Rabbal Alamiin…




Jumat, 10 Januari 2014

Student Camp ROHIS 2013 se-Kota Batam

Assalamualaikum sobat :)

Hai.... :)
Saya disini hanya ingin sharing pengalaman yang sangat berkesan :)

Pada hari Rabu-Kamis, tanggal 25-26 Desember 2013
Yang berlokasi di Pantai Tanjung Pinggir, Sekupang, Batam

Student Camp Rohis 2013 se-Kota Batam ini sangat seru...
Banyak ilmu, pengalaman yang saya dapatkan disini... :)
Alhamdulillah,,,

Baik langsung saja saya ceritakan sedikit cuplikan kegiatan kami selama Camp di Acara :
"Student Camp Rohis 2013 se-Kota Batam"

> Pukul 07.00, kami (anggota Rohis SMK Widya 2 Batam) berangkat menuju lokasi dengan membawa perlengkapan dan peralatan yang diperlukan selama Camp. Alhamdulillah kami sampai disana pukul 07.30. Kami beranggotakan akhwat berjumlah 6 orang, yaitu : Fita, Fitri, Sifa, Zaqiyah, Kak Diah, dan Kak Yuli. Berikut beberapa foto yang sempat kami ambil saat tiba di lokasi :D























Scoopy... Baik-baik ya kamuu :) Cuma 2 hari 1 malam aja kok kamu 'tidur' disini :D *LOL*

> Lalu, Kami registrasi ke panitia, sekitar pukul 08.00 ...
 

Registrasi untuk yg "akhwat" :)

 
 Registrasi untuk yg ikhwan

Setelah itu, masing-masing kelompok mendirikan tenda..

Setelah selesai, dilanjutkan dengan pembukaan .



> Setelah itu, masing-masing kelompok harus ada satu orang sebagai ketua kelompok.
Dan Alhamdulillah saya menjadi ketua kelompok.

Ketua Kelompok diberi arahan oleh panitia
Setelah itu, melaksanakan 'Sholat dhuha'






Setelah itu, kami masaaaakk.. Yeey, ini bagian yg termasuk "FUN"
Masak dengan teman-teman, mandiri :D
Kali ini, kami masak "sayur sop" :D






Setelah makan, kami ambil air wudlu untuk shoat dhuhur.
Setelah itu ada kultum , dan Materi

Masuk pd materi pertama mengenai motivation achievement oleh Tim Sekolah Perubahan.
Ada juga senam otak yg keren, kece, and fun :D




Materi pertama oleh Kak Zaman. Adakah yang punya cita2? Adakah yg yakin bahwa cita2nya akan tercapai?  


Setelah itu ada materi (mentoring)






Dilanjutkan dengan sholat ashar, setelah itu ada kultum dan dilanjutkan dengan hiking ;)

Setelah itu, bersih-bersih , istirahat ^^
Dan hari menjelang malam, ya bisa disebut petang.
Tidak lama kemudian adzan maghrib berkumandang.
Segera kami ambil air wudlu dan sholat maghrib :)
***
Setelah itu, kami memasak untuk makan malam..
Kali ini menunya adalah "NASGOR" :D




Setelah makan, kami siap-siap sholat isya'.
Seperti biasa, ada kultum, dan ceramah. :)

After that, semuanya berkumpul di lapangan, ada acara 'Api Unggun'
Saat acara itu, kami sudah mempersiapkan sebuah yel-yel dan dua buah sholawat untuk kami bawakan di acara ini. :)








Daan.. Inilah kami, yang sederhana tapi insyaallah berkualitas ... :D


Dan setelah itu, kami istirahat.. :) *SLEEPTGHT*

Keesokan harinya, pukul 03.00 kami bangun.
Untung saya sudah pasang 'alarm pengingat HP' yang bertuliskan "PejuangSubuh"
Itu bertujuan agar saya semangat bangunnya.. hehe .. :D *curcol*

Kegiatan pada dini hari ini adalah :
Sholat Tahajjud, Bermuhasabah diri dg alam, Sholat subuh, Kultum.

Ini sahabat saya, namanya Fita, lagi baca Al-Qur'an, tuk mencapai target baca 1 juz :D

Ini saya, sama kak diah.. Kakak kelas yang deket dengan saya :*

 Yang di depan ini, adalah ikhwan-ikhwan dan Bapak Ustadz yang sedang memberi kultum


Bagi saya kegiatan ini membuat hati tambah adem, damai, nyaman.. :D

Setelah matahari terbit, kami sarapan dulu di tenda..
Karena waktunya singkat, kami buat roti bakar dan hot milk..
Lalu kami bergerak menuju lapangan untuk melakukan "SENAM NUSANTARA"
Yeeeey, it's so fun :D

Setelah Senam, ada konsumsi gratis dari Panitia..
Alhamdulillah,, lalu kami sarapan dulu :D
Setelah itu, ada waktu untuk istirahat sejenak, kami gunakan waktu ini untuk 'take picture' :D

****
Setelah itu, ada penutupan dari panitia dan makan bersama...
Rasanya itu nikmaaat sekaliiiiiii :D
Alhamdulillah...

Sobat, cukup sekian ya pengalaman dari saya.
Insyaallah kita akan berjumpa lagi di lain waktu ;)
Assalamualaikum,